"Haha... ha...ha! Wanita kesayangan, yang ada wanita murahan di sini!" seru Faris."Betul sekali ...! Kau tak lebih dari wanita sampah Allea. Mana mungkin pria yang menghamilimu Pangeran Alexander, Ck. Pergi beberapa hari membuatmu pintar berimajinasi," ejek ibu tirinya."Terserah apa kata kalian! Aku kesini untuk menjemput ayahku. Aku tidak peduli apa yang kalian bicarakan," jawab Allea. Ia langsung menarik tangan Ayahnya hendak keluar dari pintu."Ee ...eh, siapa yang ijinkan kamu bawa dia! Paman-paman yang ada di sini, bantu aku menangkap Allea. Dia punya barang berharga banyak. Kita akan membaginya bersama-sama!" serunya lantang, berusaha memprovokasi orang-orang di sekitarnya.Beberapa diantara mereka saling berpandangan. "Baiklah, ayo kita tangkap dia!"Allea ketakutan ia mundur beberapa langkah. Bibi Zena melindungi di garda depan. Ia tidak mengira keluarga Allea begitu kejam."Nona, jangan khawatir aku akan menjagamu," ucap Bibi Zena. Meski dia tidak tahu bagaimana menghadapi
Read more