Deon melirik Doreen sekilas, lalu mengalihkan pandangannya dengan dingin. Menghadapi sikap dingin pria itu, Doreen hanya menggigit bibir erat-erat. Jemarinya mengepal."Deon, aku benar-benar minta maaf. Aku ingin minta bantuanmu."Deon sama sekali tidak menanggapinya.Sopir menghampiri mereka dan mengulurkan tangan untuk menghalangi Doreen. "Nona, tolong menyingkir."Doreen tidak mau menyerah. Dengan emosi yang mulai tidak terkendali, dia memohon, "Deon, ada seseorang yang mengikutiku ...."Sopir langsung menutup pintu mobil."Nona, kalau Anda masih nggak mau menyingkir, saya akan memanggil petugas keamanan."Doreen menatap pintu mobil yang telah tertutup rapat. Kali ini dia tidak nekat menerjang ke depan lagi. Melihat Doreen tidak bergerak, sopir berbalik dan kembali masuk ke mobil.Doreen tetap berdiri di tempat. Matanya menyipit tajam, menatap mobil yang perlahan menjauh.....Sore hari itu, Elara mengadakan pertemuan dengan mitra bisnis perusahaan. Orang yang bertanggung jawab dari
Read more