Elara mengangkat pandangannya, lalu melihat David dan Deon yang berjalan masuk. Seketika, dia tertegun."Evelyn, kamu sudah bangun? Masih nggak enak badan? Perlu panggil dokter?"Elara menyahut, "Nggak perlu, aku sudah jauh lebih baik."David berjalan mendekat, membungkuk sambil mengulurkan tangan. Sebelum Elara sempat bereaksi, telapak tangan pria itu sudah menyentuh dahinya."Sepertinya memang nggak sepanas tadi lagi. Kamu belum makan siang, mau makan apa? Biar aku minta orang kirimkan."Elara berkata kepada David, "Nggak perlu, aku sekarang nggak ingin makan. Aku ingin sendirian sebentar. David, kalian keluar saja."David berdiri tegak, menoleh melihat Deon, lalu berkata kepada Elara, "Deon ingin bicara denganmu."Elara tidak menatap pria itu, langsung berkata, "Nggak ada yang perlu dibicarakan. David, bawa dia keluar."David menatap Deon. "Kalau begitu, tunggu sampai kondisi Evelyn membaik baru bicara."Tatapan Deon yang dingin menatap Elara. Dengan suara rendah, dia berkata, "Davi
Read more