Deon menenangkan Elise, "Baik, Papa sudah tahu.""Kalau begitu nanti Papa minta maaf sama Tante Evelyn."Elara selesai mandi dan keluar, tetapi tidak melihat Elise kembali. Dia menunggu sejenak, lalu langsung pergi ke kamar sebelah dan membuka pintu.Deon dan Elise yang berada di sofa menoleh ke arah pintu."Elise, sudah waktunya tidur," ucap Elara sambil berdiri di ambang pintu.Elise turun dari pangkuan ayahnya dan berlari ke depan Elara, lalu menarik tangannya. "Tante Evelyn, masuk sini, Papa mau minta maaf ke Tante."Elara tertegun sejenak, lalu mengangkat pandangan ke pria yang duduk di sofa. Dari sikapnya, sama sekali tidak terlihat seperti orang yang ingin meminta maaf. Elara menarik Elise dan berkata, "Nggak perlu minta maaf, ayo, kita tidur."Permintaan maaf yang pura-pura dari Deon hanya akan membuatnya muak.Elara membawa Elise kembali ke kamar.Saat berbaring di tempat tidur, Elise bersandar di pelukan Elara sambil menggosok-gosokkan tubuhnya dengan manja. "Tante Evelyn ha
Read more