Kali ini, aku meringkuk diam-diam di sudut kursi, berusaha sekuat tenaga menyembunyikan tubuhku. Di dalam bus yang melaju kencang, aku menatap sopir yang sedang fokus mengemudi di sampingku, lalu perlahan mengubah posisiku.Gerakan tanganku terus bertambah cepat. Sebuah rasa lega yang telah lama hilang menyeruak dari dalam batin. Sensasi terlarang yang tak terkendali ini membuat sarafku mati rasa, hingga aku hampir mengerang pelan.Namaku Susi Nilmi, seorang karyawan kantor. Di depan rekan kerja, aku adalah sosok "dewi" cantik yang dingin dan sulit didekati. Sebelum bertemu suamiku, aku telah menolak berbagai macam pria yang mencoba mendekat. Di mata mereka, aku adalah wanita yang penurut, lembut, anggun, dan tidak pernah melanggar aturan.Tidak ada seorang pun yang pernah menemukan sosok asliku di balik topeng ini. Sosok yang menyimpang, aneh, dan penuh dengan hasrat.Ini bukan pertama kalinya aku melakukan hal senekat ini di tempat umum. Kejadian pertamanya bermula dari toile
Read more