Hari itu Celeste pulang lebih awal dari biasanya. Tidak ada lembur, tidak ada alasan yang ia berikan pada siapa pun. Begitu pintu ruang keluarga terbuka, ia melihat Ryan sudah berbaring santai di sofa dengan mata terpaku ke layar televisi, kaki disilangkan seenaknya, seolah tidak ada satu pun beban di dunia ini yang perlu ia pikirkan. Ryan menoleh begitu mendengar pintu terbuka. Dalam sekejap ia sudah melompat berdiri dari sofa dan bergerak ke arah pintu dengan sigap, membungkuk mengambil sandal Celeste dan meletakkannya dengan rapi di depan kaki perempuan itu. "Istriku hari ini pulang lebih awal!" Ryan berseri-seri. "Jarang sekali ini." "Memangnya tidak boleh?" "Boleh, boleh." Ryan mengangguk cepat. "Malah aku harap setiap hari seperti ini. Jangan lembur terus, pulang dan temenin aku dong." Celeste tidak menanggapinya. Ia melangkah masuk dan duduk di sofa dengan punggung tegak, wajahnya masih dingin seperti biasa. "Kupas apel." "Siap!" Ryan bergerak ke meja dengan cekatan, m
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-02-26 อ่านเพิ่มเติม