Ketika seluruh lereng masih tenggelam dalam kesunyian, dua suara yang sama sekali tidak sejalan tiba-tiba memecah suasana.Di tengah kerumunan, Reno tampak menindih Ronald Larsen di tanah.Tangannya mengepal, lalu menghantam wajah lelaki itu berkali-kali tanpa ampun."Ini balasan karena berani menghina orang Garudapolis! Ini karena berani mencari perkara dengan Tuan Ryan! Kuhajar sampai mampus, dasar bedebah!"Wajah Ronald sudah bengkak parah. Kedua kelopak matanya nyaris tertutup, hidungnya patah, dan darah mengalir deras sampai menyelinap di sela-sela giginya.Jeritannya terdengar putus-putus. Setiap kali ia baru hendak memohon, tinju Reno kembali turun dan membuat suaranya tercekat.Tidak seorang pun di lereng itu bergerak untuk menolongnya.Beberapa praktisi dari negeri lain bahkan memalingkan wajah, seolah sekadar menonton terlalu lama pun bisa membuat mereka terseret dalam urusan ini.Setelah puas menghajar Ronald, Reno menyeret tubuh lelaki itu dan melemparkannya ke depan Ryan
Read more