Meski Leluhur Mortis sering tampak seenaknya sendiri, bertingkah tanpa aturan, bahkan nyaris tidak menyisakan wibawa seorang tokoh besar Ranah Transenden, bukan berarti ia bodoh. Sebaliknya, tidak ada satu pun penghuni dunia kultivasi yang benar-benar sederhana. Jika pada kehidupan sebelumnya makhluk itu mampu menempa diri sampai Ranah Transenden dan menjadi salah satu nama besar di sana, isi kepalanya tentu tidak mungkin sedangkal penampilannya yang sekarang. Walau baru sebentar berhadapan dengan Vivienne Harland, kucing hitam itu sudah menangkap banyak hal janggal. Ada sesuatu pada perempuan itu yang tidak sejalan dengan cerita yang ia sampaikan. Terlalu rapi, terlalu tenang, dan justru karena itulah terasa mencurigakan. “Dia sudah bertapa dua ribu tahun.” Ryan tersenyum tipis, tanpa membenarkan maupun menyangkal dugaan Leluhur Mortis. “Orang bilang, yang tua akan menjelma siluman. Menurutmu, dia masih mungkin sepolos bocah tiga tahun?” “Hehe, benar juga.” Leluhur Mortis ter
Baca selengkapnya