lSesuatu meledak di balik mata Harrison. Insting bertahun-tahun membuatnya berusaha bangkit. Mulutnya terbuka lebar, amarah mendidih di dadanya, menolak untuk dihina seperti ini di depan ratusan orang. Tapi tubuhnya tidak mau diajak bekerja sama. Kedua kakinya melipat ke dalam. Ia jatuh ke sisi, tubuhnya menghantam tanah dengan bunyi yang tidak menyenangkan, dan dalam hitungan detik mulai berubah. Kulit yang tadinya utuh pecah, daging melunak dan mencair, dan dalam waktu kurang dari semenit ia berubah menjadi genangan cairan merah kehitaman yang menyebar perlahan di antara rumput dan batu. Melissa masih sempat menyaksikan itu. Pekikan yang keluar dari mulutnya bukan kata-kata lagi. Hanya suara, panjang dan tak karuan, sampai itu pun berhenti. Kemudian tubuhnya pun mengikuti, meluruh dari dalam ke luar, daging dan tulang larut bersama, hingga yang tersisa hanya genangan gelap di atas tanah di samping milik saudaranya. Tidak ada yang bergerak. Tidak ada yang bersuara. D
Last Updated : 2026-05-31 Read more