Pikiran Ryan melayang sebentar ke Hector Fontaine, lalu ke Bertrand Fontaine, lalu ke Sophia yang menikah ke dalam Keluarga Kristian. Satu sudut bibirnya terangkat. 'Kalau Viktor tahu bahwa pemuda dari keluarga besannya baru saja dihabisi oleh aku sendiri, entah apa yang akan ia lakukan.' Ironis. Tapi Hector tidak memberi pilihan lain. Ryan memejamkan mata dan mulai bermeditasi. Tidak lama kemudian, terdengar ketukan di pintu. Pelan, ragu-ragu, seperti orang yang tidak yakin apakah ia akan menyesal setelah mengetuk. Ryan melepaskan Kesadaran Ilahi tanpa membuka mata. Dalam sekejap ia sudah tahu siapa yang ada di balik daun pintu itu. Dara Siven, masih mengenakan jubah mandi, menggigit bibir bawahnya, sesekali menoleh cepat ke koridor di belakangnya dengan langkah kaki yang tidak berani jauh dari pintu. Matanya merah di ujungnya. Ia menghela napas pelan, bangkit, dan membuka pintu. Dara langsung masuk begitu celah terbuka, cepat dan tanpa basa-basi, seperti koridor di belak
Baca selengkapnya