Angus menatapnya dalam-dalam, benar-benar terkejut Ryan bisa menebak setepat itu. Lalu ia mengangguk. "Benar. Pada masa kacau itu, banyak orang muncul dari Tiga Alam Tertinggi. Mereka menganggap remeh nyawa, merasa diri lebih tinggi dari yang lain." "Guruku bilang, Tiga Alam Tertinggi adalah sumber kejahatan. Karena itu beliau ingin melenyapkan kejahatan itu." "Dan akibatnya, Gurumu sendiri malah tewas!" Ryan menghela napas pelan. "Waktu itu, kami tidak tahu soal keberadaan Tiga Alam Tertinggi!" Angus berkata dengan suara berat. "Setelah sekian lama menunggu Guru, adik bungsu kami menyarankan agar kami berpisah, menempuh jalan masing-masing." "Ditambah adik kedua dan ketiga sudah tidak sabar ingin terjun ke dunia luar. Aku tidak bisa menahan mereka, dan akhirnya kami berempat saudara seperguruan terpaksa berpisah." "Sepuluh tahun kemudian, empat nama besar muncul di dunia: Bantara, Raja Petir, Terence Siven, dan Fabian Ashvale." "Di antara mereka, Fabian Ashvale paling terkena
Read more