Aula Utama Kastil Obsidian tidak pernah terasa sepadat ini. Di sisi kiri, para Tetua Iblis duduk dengan wajah-wajah kaku. Di sisi kanan, delegasi dari Kerajaan Valeraine berdiri dengan keangkuhan yang dibungkus jubah putih bersih. Di tengah mereka, aura ketegangan tercium seperti bau logam sebelum badai petir. Xaverius duduk di singgasananya, satu kaki disilangkan, menatap lurus ke arah pintu besar yang terbuka. Aurelia berdiri di sampingnya, berusaha tetap tegak meski jantungnya berdegup kencang. "Jangan terlihat seperti mangsa," bisik Xaverius tanpa menoleh. "Jika kau menunduk, kau menghina mahkotaku." Pintu aula terbuka lebar. Lyra von Valeraine melangkah masuk dengan keanggunan seorang dewi. Namun, yang membuat seluruh ruangan berbisik adalah sosok pria di samping Lyra. Pria itu memiliki telinga panjang yang runcing dan jubah berwarna hijau lumut yang berpendar. "Salam, Yang Mulia Raja Iblis," suara Lyra merdu, namun bagi Aurelia, itu terdengar seperti racun. "Saya datang memb
Last Updated : 2026-01-26 Read more