Lima belas menit kemudian, pesta dansa pun dimulai. Claire duduk di kursinya, mencoba untuk tenang dan menerima sapaan setiap orang dengan senyum ramah yang tak canggung. Musik latar mulai berbunyi lebih kencang untuk mengiringi dansa yang dimulai. Kali ini, Esther mengajukan permintaan untuk melewatkan dansa pertama karena ia merasa lelah. Lalu Duke Evander dan istrinya mewakilinya untuk membuka pesta. William menuntun Esther untuk kembali ke Istana Permaisuri supaya bisa beristirahat dengan baik. Dalam perjalanan di kereta kuda, sesekali William melirik Esther, suasana hatinya masih terlihat baik. 'Apakah hal yang tadi tidak dipikirkannya sama sekali?' William bertanya-tanya dalam hati. "Kalau bukan karena lelah, aku ingin berada di sana sedikit lebih lama." Esther mengeluh. William menaikkan sebelah alis. "Ingin di sana lebih lama, maksudmu?" "Aku belum bertemu dengan teman-temanku.""Untuk hal itu, bukankah sudah sepakat akan menggelar pesta teh saja? Kenapa? Kau tidak sa
Last Updated : 2026-07-13 Read more