Dokter menatap Max lurus, dia menghela napas dalam."Langkah terbaik adalah deteksi dini dan pemantauan rutin," jawab dokter itu. "Pemeriksaan berkala seperti MRI, ditambah konseling genetik. Dengan pendekatan itu, perubahan sekecil apa pun bisa langsung terdeteksi dan ditangani sejak awal."Keheningan turun kembali. Max menatap lantai, lalu tangannya sendiri. Jemarinya bergetar sangat halus, hampir tidak terlihat oleh siapa pun selain dirinya.Dia masih sangat kecil, batin Max. Dia bahkan belum tahu dunia ini seperti apa sesungguhnya. Bagaimana jika gen yang rusak ini sudah berpindah tanpa permisi ke dalam tubuh kecilnya?Setelah beberapa detik, Max berdiri. Tatapannya pada dokter hanya sekilas."Terima kasih untuk hari ini. Boleh aku minta resepnya?""Tuan Max." Dokter itu menatapnya sungguh-sungguh. "Aku tidak bisa cukup menekankan betapa pentingnya pengobatan yang sesungguhnya.""Aku punya hal yang lebih mendesak untuk diselesaikan terlebih dahulu," sahut Max, tenang dan datar.Do
Baca selengkapnya