Darah yang mengalir dari luka-luka ksatria Montclair merembes di sela-sela lantai batu, sementara deru napas pasukan pemberontak kian mendekat seperti gemuruh ombak yang hendak menelan daratan. Di dalam koridor luar yang terhubung langsung dengan sayap barat istana, atmosfer telah berubah menjadi pekat oleh keputusasaan. Pasukan lapis baja berat milik Julian, yang berhasil menembus barikade luar melalui jalur buta, kini merangsek masuk dengan kapak-kapak besar yang siap mengoyak pertahanan terakhir.Caelum masih mendekap bahu Celestine yang bergetar hebat. Wajah sang Mawar Perak begitu pias, hampir sewarna dengan helai rambut peraknya yang acak-acakan ditiup angin malam. Namun, di dalam sepasang netra amethyst menyala miliknya, tidak ada ruang bagi rasa takut atau bahkan niat untuk mundur.Yang ada hanyalah kilat tekad yang kian mengeras, sebuah kepasrahan dari seorang penguasa sejati yang siap menukarkan seluruh energinya demi meraih kemenangan untuk mengalihkan antagonis sesungguhn
Magbasa pa