•••Raya terbangun oleh sinar mentari. Ia melihat Fahad yang masih tertidur dan memeluknya. Raya tersenyum saat melihat wajah Fahad di sampingnya dan mengelus rahang Fahad yang kini tengah telungkup menghadapnya.Ia berniat pergi, tapi Fahad menahannya dan menariknya kembali.“Mr. Tiger, aku akan pergi untuk mandi!” ucap Raya, pelan.“Sini saja,” ucap Fahad, menarik Raya lebih dekat ke pelukannya.“Tapi aku mau berangkat kuliah,” kata Raya, sedikit merengek.Fahad menduselkankan kepalanya dan hidungnya di jenjang leher Raya, kembali memeluknya erat. Kehangatan tubuhnya menyelimuti Raya.Dan Fahad seakan senang dengan bau tubuh Raya“Millya,” ucap Fahad tanpa sadar, suaranya serak karena tidur.Tubuh Raya menegang. Ia terdiam sejenak, melihat wajah Fahad yang terlelap, lalu tersenyum. Fahad bergerak sedikit, hidung mereka saling menyentuh. Mata emas Fahad terbuka perlahan, langsung menatap mata abu-abu Raya.“Morning, Raya,” ucap Fahad, suaranya kini kembali normal.“Morning
Last Updated : 2026-01-20 Read more