Share

Episode 2

Penulis: Safina Raya 12
last update Terakhir Diperbarui: 2026-01-20 22:09:31

tanpa sengaja melihat Fahad yang tengah shirtless saat ini bermain piano dengan indahnya Raya tahu dari lagu dan nada yang di mainkan oleh Fahad dengan piano itu menggambarkan makna kesakitan dan ungkapan kekecewaan Raya melihatnya dari jauh diam diam

“apa kau masih ingin disitu saja ?”ucap Fahad tanpa melihatnya Raya nampak terkejut Fahad melihatnya dengan penuh kelembutan dan tersenyum Yang membuat Raya juga tersenyum ini adalah pertama kalinya Fahad dan dirinya saling melihat penuh arti

“kemarilah”ucap Fahad ia menepuk sisi kirinya meminta Raya untuk duduk di sebelahnya Raya menurutinya mendekatinya dan duduk di sebelahnya Mereka bermain piano bersama memainkan tangga nada bersama

“apa yang membuatmu terbangun ?”ucap Fahad tanpa melihatnya dan sambil bermain piano Raya terdiam sesaat “aku hanya mimpi buruk,mimpi buruk dari masa laluku”ucap Raya sambil bermain piano bersama Fahad Fahad melihatnya sesaat dan tersenyum lalu kembali bermain piano bersama Raya.Mereka memainkan sebuah lagu yang indah dengan intonasi yang sama Raya melihat Fahad dengan senyum dan air mata yang berkaca kaca lalu kembali memainkan piano bersama Fahad

Pada pagi harinya Raya terbangun dari kasurnya ia melihat arah kirinya yang kosong dengan penuh harapan dan kemudian ia turun dan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri terlihat di punggungnya terdapat luka sayatan dari atas dan kebawah Ia memilih pakaian Casual dan berdandan sempurna di depan cermin miliknya dan terdiam kemudian,ia mengambil sebuah tabung berisi pil di laci dan menelan salah satu pil di dalam tabung tersebut dan setelah itu ia mengeluarkan air mata di pelupuk matanya dan menghapus air mata itu di pipi pipi gembil miliknya lalu pergi Dan mengambil tas nya

•••

Di kantor puncak menara atas gedung pencakar langit

Fahad menatap jalanan yang ramai dan dunia yang seakan dia yang menguasainya di dalam tangan nya dia berada di ruangan kantornya yang megah dan mewah di bidang firma hukum terkenal

“kau sudah mantap dengan keputusanmu ?”ucap Alfred teman nya ini sekaligus tangan kanan dan pengacaranya

“Aku selalu tahu permainan apa yang harus ku mainkan”ucap Fahad tanap menoleh padanya yang berada di belakangnya

Alfred hanya menghela nafas dan tahu bagaimana watak dan permainan temannya ini

“Hari ini Murad mengirimu paket”ucap Alfred meninggalkannlya kemudian

Fahad berbalik melihat amplop cokelat di atas meja dan membukanya lalu mengambil amplop itu membacanya dan menelpon Murat

“Apa ini sudah semua ?”ucap Fahad

“bacalah”ucap Murad

Fahad datang dan keluar dari ruangannya tiba tiba

“Siapkan pesawat dan kerahkan semua anak buah kita di markas!” titah Fahad. Alfred dan semua anak buah Fahad segera mengikutinya hingga ke mobil, membentuk konvoi panjang.

Pada malam harinya, Raya pulang ke mansion.Kakinya basah dan kotor, terlihat luka-luka goresan di sana. Rambut pendeknya basah menjuntai ke bawah, dan tatapannya sayu. Ia melangkah perlahan, membuka pintu penthouse dan masuk. Dia terkejut oleh suara Fahad.

“Dari mana kau?” tanya Fahad.

“Mr. Tiger…” “Kau mau pergi? Lain kali bilang padaku,” ucap Fahad tanpa menoleh, masih membelakangi Raya.

“Aku minta maaf, aku punya urusan mendesak,” ucap Raya. Fahad tidak melihat wajah Raya, ia selalu membalikkan badan seakan tak ingin wajahnya terlihat.

“Kau lelah, istirahatlah sana!” titah Fahad. Raya mengerti dan kembali ke kamar, menutup pintu rapat.

Raya membersihkan dirinya di kamar mandi dengan diam dan dia menatap dirinya di cermin dan melepas pakaianya satu per satu terlihat ada luka di pundak miliknya yang memperlihatkan darah

Ia berushaa tenang dan tak bersuara dan menahan sakit luka itu dengan menyiram dirinya dengan shower

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Di Balik Tatapan Mr Tiger    Episode 12

    Beberapa hari kemudian berita kematian para anak anak itu tersebar di kampus dan fi dengar oleh Raya yang terkejut kuat dan beberapa melihatnya aneh namun setelah itu diam diam dia tersenyum kemudian. Ia melihat hari dan tanggal di ponselnya kemudian “Sudah saatnya”Raya bersama Diana dan Domi ke rumah Diana mereka akan mengerjakan proyek hukum bersama untuk pratik dan membawa begiru banyak berkas kasus untuk di pelajari Mereka sampai di ruang tamu“Aku ingin ke toilet dulu !”ucap Domi “Iss kita selalu barengan ingin ke toilet ayook !”ucap DianaRaya melihat sekeliling setelah di tinggal oleh Domi dan Diana sementara waktu dan memegang berkas beekas mengeceknya“Hai baby girl?”ucap Caesar yang tiba tiba sudah ada di belakangnya dan membuat Raya terkejut dan hampir jatuh dan kertas berkasnya jatuh dan untungnya Caesar menangkap tubuhnya dan mereka saling bertatapan dekat dan hidung mereka menyatu. “Shit, maafkan aku !”ucap RayaCaesar terkekeh dan tersenyum dan melepaskan

  • Di Balik Tatapan Mr Tiger    bab 11

    •••Di jalanan terpencil, mobil yang membawa Marcus, Lydia, Benjamin, dan Doruk melaju kencang. Marcus yang masih emosi akibat jarinya patah dan penghinaan di kampus, serta di keluarkan nya dia dari kampus dan tidak bisa mengontrol kecepatannya. “Aku benci wanita itu !”ucap Lydia. “Dasar wanita sialan !”Ucap Camille melihat Doruk terluka. “Kita harus berikan pelajaran untuk mereka!”ucap Sora sambil mengobati Benjamin. “Sudahlah !”titah Marcus berteriakTiba-tiba, sebuah mobil mewah dari belakang menghantam mereka dengan keras. Marcus terkejut, mengajak duel pengemudi di belakangnya. Tiba-tiba, sebuah mobil lain dari samping melaju, mengimpit mobil Marcus di tengah. Marcus kehilangan kendali, mobilnya oleng. Di depan mereka, sebuah truk pembawa kayu mendadak berhenti.Dalam sepersekian detik, mobil Marcus oleng ke jurang.Begitu terbangun, Geng Lydia dan Marcus mendapati diri mereka terluka parah dan tergantung oleh rantai di dalam sebuah gudang kosong. Tubuh mereka menggantung

  • Di Balik Tatapan Mr Tiger    bab 10

    “PEREMPUAN PEREMPUAN SUNDAL !”teriak Mark dari sanaMarcus, yang merupakan senior berandalan di kampus itu.Lydia dan Camile bangkit dari posisi mereka dan berlari ke kekasih mereka "Sayang, dia orangnya!" ucap Lydia pada Marcus. Menunjuk Raya Marcus datang dengan dua temannya yang lain, Benjamin dan Doruk. Marcus adalah pria bertubuh besar dengan tatapan congkak. Marfus berjalan cepat ke arah Raya dan Diana Aggghhhhg!Teriak Marcus ketika Raya menendang tulang kering Marcus hingga pria itu tersungkur ke tanah, merintih kesakitan."Kabur!" teriak Raya pada Diana.Mereka berdua kabur. Benjamin dan Doruk yang terkejut melihat ketua mereka dilumpuhkan, segera mengejar mereka. Benjamin dan Doruk mengejar Raya dan Diana hingga menyudutkan mereka di pojok belakang gedung kelas yang sepi. Mereka menjebak kedua gadis itu."Kalian tidak akan ke mana-mana!" geram Benjamin.Mereka menangkap keduanya masing masing dan berusaha melecehkan mereka berdua dengan memegang dada mereka dari

  • Di Balik Tatapan Mr Tiger    Episode 9

    •••Raya terbangun oleh sinar mentari. Ia melihat Fahad yang masih tertidur dan memeluknya. Raya tersenyum saat melihat wajah Fahad di sampingnya dan mengelus rahang Fahad yang kini tengah telungkup menghadapnya.Ia berniat pergi, tapi Fahad menahannya dan menariknya kembali.“Mr. Tiger, aku akan pergi untuk mandi!” ucap Raya, pelan.“Sini saja,” ucap Fahad, menarik Raya lebih dekat ke pelukannya.“Tapi aku mau berangkat kuliah,” kata Raya, sedikit merengek.Fahad menduselkankan kepalanya dan hidungnya di jenjang leher Raya, kembali memeluknya erat. Kehangatan tubuhnya menyelimuti Raya.Dan Fahad seakan senang dengan bau tubuh Raya“Millya,” ucap Fahad tanpa sadar, suaranya serak karena tidur.Tubuh Raya menegang. Ia terdiam sejenak, melihat wajah Fahad yang terlelap, lalu tersenyum. Fahad bergerak sedikit, hidung mereka saling menyentuh. Mata emas Fahad terbuka perlahan, langsung menatap mata abu-abu Raya.“Morning, Raya,” ucap Fahad, suaranya kini kembali normal.“Morning

  • Di Balik Tatapan Mr Tiger    Episode 8

    “Masalah ini seharusnya kau bilang padaku!” ucap Fahad.“Aku minta maaf, Mr. Tiger!” ucap Raya ketakutan kuat. “Katakan padaku sedetail detailnya !”titah Fahad Raya menceritakan kejadian malam itu secara detail dan garis besarnya dengan ketakutan pada Fahad hingga ia menangis Fahad memegang kedua pipi Raya.“Lihat aku! Jika ada apa-apa! Kau harus memberitahukan itu padaku!” ucap Fahad.“Kau tidak akan kenapa-kenapa, dan kau akan aman!” “Ayo kita keluar dari acara ini!” ucap Fahad. Raya melihatnya, hanya dengan senyum dan menangis. Ia memegang kedua lengan Fahad.“aku bersihkan lukaku dulu !” ucap Fahad. “Ya,” ucap Raya menangis Mereka sampai di area parkiran agar tidak diketahui paparazzi. Berjalan beriringan dan Fahad memegang tangan Raya Supir datang dengan mobil Fahad yang lainnya, sebuah Ferrari hitam edisi terbaru. Fahad sengaja pulang dengan mobil berbeda dari yang saat ia datang. Hal ini bertujuan untuk mengecoh atau mengalihkan perhatian paparazzi atau mata-mata ya

  • Di Balik Tatapan Mr Tiger    Episode 7

    “Fahad Hakan Abdullah!” ucap seseorang, membuat Fahad terdiam. Wajahnya berubah serius dan tangannya mengepal kuat.“Kau berada di Australia sekarang, kan?” ucap suara itu.“Apa maumu!” tegas Fahad.“Aku tidak mau apa-apa. Tapi istrimu cukup manis dan cantik memakai dress hitam itu!” ucap si anonim. Fahad mengepal tangan lebih kuat.“Bicara yang benar !”tekan Fahad“istrimu sangat cantik apa dia masih perawan ?”ucap Anonim itu “Hentikan Ucapanmu !”sarkas Fahad“jaga ucapanmu ! Kalau kau mau dia, Jika kau berani! Aku pastikan kau tidak akan punya tangan atau masa depan yang cerah!” ucap Fahad.“Aku bersama dengan dirinya kemarin. Apa kau tahu itu? Dia sangat lugu, tapi dia begitu hebat,cantik serta tangkas !”“Kau sangat marah jika ia disentuh, bukan?” tanya anonim itu. Fahad mengepal tangannya keras.“Kau tahu dia hebat karena apa? Karena dirinya mampu melawan anak buahku hingga hampir tewas ketika ia ingin ku bawa dan kusentuh!” tekan Anonim itu “hentikan omong kosongmu !”sarkas F

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status