Suara desahan napas berat terdengar dari arah Sisil di Indonesia, menandakan betapa ia mengerti betapa kejamnya dunia spekulasi saham di daratan Eropa. ”Wah... bahaya tuh, Mas. Aliansi minoritas di Eropa kalau sudah bersatu dan membawa nama hukum niaga lokal biasanya sangat licik dan sulit ditembus. Pak Herman pasti tertekan sekali menghadapi mereka sendirian selama ini.””Iya, memang sangat berbahaya dan hampir saja mereka memenangkan konspirasi tersebut di atas meja rapat,” timpal Pram dengan seulas seringai jantan yang sangat puas terpancar di wajahnya. ”Tapi, kamu tenang saja, Sil. Semua masalah pelik dan gertakan hukum dari mereka itu sudah bisa aku atasi dengan sangat bersih sampai ke akar-akarnya kemarin.”Mendengar konfirmasi kesuksesan dari Pram, ketegangan di suara Sisil seketika mengendur, digantikan oleh rasa kagum yang luar biasa terhadap kemampuan adaptasi sang pria. ”Wah, syukurlah kalau begitu, Mas. Kamu memang luar biasa. Lalu... bagaimana kondisi mereka sekarang, Ma
Read more