“Ya, Burger King dua, dua kentang goreng, dan dua soda. Hm, take away.”“Baik. Pembayarannya cash atau kartu?”“Cash.”Di sebuah restoran cepat saji yang masih cukup ramai, Hexa berdiri dengan raut kaku, memesan menu yang biasanya menjadi favorit kaum muda-mudi. Sang Jaksa yang biasanya hanya menyentuh makanan organik dan diet seimbang itu kini berdiri di depan kasir, menunggu kantong kertas berisi tumpukan kalori yang sebelumnya sangat ia hindari.Ia teringat jelas, Hazel sangat menginginkan ini tadi. Meski jujur, nuraninya berontak membayangkan Hazel memberikan asupan junk food pada calon anak mereka, ia sadar bahwa saat ini ia tidak memiliki kemewahan untuk memilih. Pilihan yang ia punya hanyalah memberikan apa yang Hazel inginkan, atau membiarkan wanita itu membencinya selamanya.Sembari menunggu pesanannya disiapkan, Hexa duduk pada kursi yang disediakan. Sembari menatap foto Hazel yang ia ambil diam-diam dari web
Last Updated : 2026-03-05 Read more