Prang!Suara pecahan gelas langsung menggema di ruang keluarga.Ryn yang sedang memeriksa kembali tas untuk dibawa ke pesta ulang tahun anak Leon spontan menoleh, lalu mendapati Reynash berdiri di dekat meja dengan wajah polos seolah tidak baru saja menjatuhkan gelas.“Astaga, Rey. Kenapa gelasnya dipecahin, sayang cintaku?” omel Ryn sambil menghampiri putranya. Usianya baru dua tahun, tetapi tingkahnya sudah cukup untuk membuat satu rumah kehilangan ketenangan.“Bu Ratna, minta tolong pecahan kacanya dibersihkan.” Ryn segera meraih tubuh kecil Reynash dan mengangkatnya menjauh dari pecahan kaca.“Baik, Nyonya.” Ratna yang sudah hafal betul dengan kelakuan Tuan Kecil langsung mengambil sapu dan pengki, lalu mulai membersihkan lantai. “Aduh, Tuan Kecil ini. Baru sebentar ditinggal, sudah ada saja yang dibuat.”Reyansh justru tertawa kecil dalam gendongan ibunya. Sama sekali tidak terlihat merasa bersalah.Berbeda jauh dengan kakaknya. Di sisi lain ruang keluarga, Lucius duduk anteng di
Read more