Lucas tidak mengenal kata ampun. Di hadapan pria itu, para bangsawan rendah berlutut begitu Kaisar mengesahkan dakwaan atas kejahatan mereka.Seorang count muda berdiri di sisi ruangan, siap menjadi saksi atas penghinaan Rocella Moore terhadap Madeleine. Menghina sang Putri Mahkota sama saja menjemput maut. Di lantai aula, empat orang—seorang wanita tua, dua gadis, dan satu pria—menggigil ketakutan. "Mereka mengaku dibayar, Yang Mulia," lapor Kael tegas. "Merekalah penyebar fitnah saat di akademi.""Siapa?" Suara Lucas berat, tajam bak mata pedang yang siap menyayat leher."Lady Rocella Moore."Nama itu membuat darah Lucas mendidih, namun rasa puas seketika menjalar. Akhirnya, ia punya alasan kuat untuk menyeret putri mendiang Count itu ke balik jeruji besi. Sebagai keponakan keluarga Calveris, Rocella adalah target yang sulit disentuh tanpa bukti nyata.“Jebloskan mereka semua ke penjara, kecuali Count muda itu. Dia saksi kunci kita,” perintah Lucas dingin.Di hadapannya, para
آخر تحديث : 2026-05-18 اقرأ المزيد