Tangan Linda mulai meraba dada Tresna melalui celah daster yang robek, merasakan detak jantung Tresna yang berdegup sangat kencang seperti tabuhan genderang perang. Ia menekan telapak tangannya di otot dada Tresna, menikmati kekerasan otot pria desa yang sering bekerja keras menangani pasien dan mencangkul sawah."Jantungmu berisik sekali, Mas. Apa kamu setegang ini hanya karena duduk di pangkuanku?" tanya Linda sambil menatap mata Tresna dengan jarak hanya beberapa senti saja.Tresna menatap mata Linda dengan pandangan yang sangat lapar, namun ia tetap menjaga tangannya agar tetap diam di atas lantai bambu sesuai perintah. "Jantungku berisik karena aku sedang menahan diri untuk tidak merobek lingerie hitammu itu sekarang juga, Linda."Linda menyeringai puas mendengar pengakuan jujur dari bibir Tresna yang nampak pecah akibat pukulan preman pasar tadi. "Sabar, Mas. Nikmati dulu pemandangan yang ada di depan matamu ini pelan-pelan agar kamu tidak cepat bosan dan cepat tumpah sebelum wa
آخر تحديث : 2026-02-24 اقرأ المزيد