Bulan purnama yang bersembunyi di balik dedaunan perlahan mulai menampakkan dirinya. Cahaya putih yang begitu menenangkan, menerobos kegelapan hutan yang hanya dipenuhi oleh hewan-hewan malam yang mulai berburu mangsa. Air sungai yang mengalir dengan bayangan bulan yang menari-nari di dalamnya, seakan tak ingin membiarkan bayangan tersebut menjadi sempurna. Namun, di antara air yang terus mengalir tersebut, terdapat bagian yang terlihat begitu tenang dan di sanalah bayangan bulan tercetak dengan sempurna, seakan dunia memiliki dua bulan. Satu di langit dan satu di bumi. Perlahan, bayangan bulan tersebut bergoyang seakan tak mampu untuk mempertahankan bentuk sebenarnya dari bulan yang berada di atasnya. Hingga di detik berikutnya, bayangan tersebut benar-benar hancur dan menjadi cahaya kelap-kelip yang mengelilingi pemuda yang baru saja menyembulkan kepalanya dari dalam air. Rambut hitam yang jatuh menutupi bahu tegapnya terlihat berkilauan saat terkena cahaya bulan yang berada tepa
Last Updated : 2026-02-27 Read more