Mengikuti langkah kaki Fang Jianglan bersama dengan Guozhi yang berjalan di sampingnya, pada akhirnya Bai Yuxuan sampai di asrama. Dan kedatangan ketiganya sontak menarik perhatian dari para Hwarang yang mereka lewati. Yuxuan melihatnya, semua orang saling berbisik sembari mengarahkan tatapan sinis mereka ke arahnya. Yuxuan tiba-tiba mempercepat langkahnya dan menarik lengan Jianglan yang refleks membuat keduanya saling berhadapan. "Ada apa?" tegur Jianglan dengan suara yang lebih lembut. Bagaimanapun juga dia harus menjaga sikap ketika berada di luar rumah agar tak mempermalukan ayahnya. "Tempat apa ini?" "Apa lagi? Tentu saja asrama panglima, tempat tinggal barumu," ujar Jianglan dengan nada bicara yang sengaja ia pelankan, mengingat bahwa dia tengah berada di tempat yang agung. "Ini malah mirip dengan sarang serigala, lihat saja mata mereka," gerutu Yuxuan. "Tuan Muda Bai orang baru, wajar jika semua orang penasaran," sahut Guozhi. Dan perlahan kedatangan mereka membu
Last Updated : 2026-05-03 Read more