Berdiri menghadap ketiga orang terkasihnya yang tengah mengantarkan kepergiannya, Bai Yuxuan mengulas senyum sinis yang ditujukan pada Tabib Bai. Sedangkan perasaan yang terus mengganggu semakin memenuhi hatinya seakan ingin menggoyahkannya akan keputusan yang telah ia ambil. "Aku pergi, pastikan untuk tidak merindukanku." "Eih ... bagaimana bisa Kakak mengatakan hal seperti itu? Tentu saja kami akan merindukan Kakak," ujar Chang Pu. "Kakak tidak perlu khawatir, aku akan menjaga guru di sini," sahut Bao Wei. "Buatlah semua orang mengenal nama Kakak." "Benar, Kakak harus menyelamatkan Dinasti Xia." Yuxuan tersenyum tipis mendengar ocehan kedua murid ayahnya yang sudah seperti adiknya sendiri. "Jika tersesat, jangan pernah berpikir untuk kembali lagi ke sini atau aku yang akan memenggal kepalamu," sarkas Tabib Bai. "Ayah tenang saja, aku tidak akan kembali dengan begitu mudahnya." Keduanya saling melempar senyum simpul. "Aku pergi." Yuxuan berbalik dan berjalan pergi
Last Updated : 2026-03-19 Read more