“Sebaiknya kau beri waktu Isolde untuk istirahat, Mom!” keluh Bastiven masih terlihat lelah. “Kami semalam kurang tidur.”Wajah Cetrine langsung kaget mendengar itu. “Kau tahu istrimu hamil dan kalian masih—dasar binatang kamu, Bastiven!”Bastiven membuka mulutnya untuk protes, tetapi ia terlalu malas mendebat sang ibu. Padahal maksudnya semalam Isolde bercerita cukup lama. ‘Ugh! Salahku, tidak memilih kata dengan benar.’“Ya, ya. Anakmu yang binatang ini mau istirahat sedikit lagi. Kembalilah ke kamarmu, Mom!” pinta Bastiven dengan mata yang setengah mengantuk. “Tapi ini kan sudah mau siang!” tegur Cetrine heran. “Kenapa kau tidak bangun dan bekerja?!”Bastiven mendorong pelan punggung ibunya keluar dari kamar utama itu, sambil berkata, “Aku belum memberitahu Isolde soal kehamilannya. Jadi, aku perlu bicara dengannya tepat di saat ia bangun nanti.”Melihat sang putra menomorsatukan istrinya, Cetrine luluh. Ia menyembunyikan senyum bangganya di balik kipas tangan, kemudian berkata, “
Last Updated : 2026-04-14 Read more