“Suara burung mengatakan kalau kau hamil, adikku tersayang.”Netra Isolde membeliak mendengar suara penuh ancaman di belakangnya. Ia berbalik dan menemukan Benjamin di sana. Terlihat kurus dengan jubah cokelat tua menutupi tubuhnya. “Kau yang memanggil semua undead ini, ‘kan?!” pekik Isolde berusaha menjaga jarak. Benjamin menatap Isolde sesaat, sebelum tergelak seperti orang gila.“Kalau aku, memangnya kenapa?! Hah?!” tukas Benjamin setelah tawanya reda.Isolde terus melangkah mundur, karena Benjamin tidak berhenti mendekat. Lagi, kata Benjamin, “Kau sudah membuat aku kehilangan semuanya! Bukannya adil, kalau kau juga kehilangan segalanya?! Suamimu, keluarga barumu, anakmu! Hahaha!”Geram, Isolde merogoh gaun santanya. Namun, hatinya menciut menyadari kantong gaunnya kosong. Ia lupa membawa revolver miliknya.Melihat Isolde terpojok, seringai penuh kemenangan pun terukir di wajah Benjamin. Kemudian ia berkata, “Setelah kalian semua mati, Kaisar menjanjikanku wilayah Devereux! Aku
Last Updated : 2026-04-30 Read more