“Tidak punya.”Isolde memasang wajah tak percaya, mendengus kesal. “Tidak mungkin.”“Kenapa tidak mungkin?” tanya Bastiven heran. “Aku tidak punya waktu untuk memikirkan wanita, Sol.”‘Cih! Benar juga sih,’ gerutu Isolde dalam hati. ‘Dia saja sibuk perang, mempertahankan diri agar tidak mati. Tidak mungkin juga dia memikirkan wanita seperti apa yang jadi tipe ideal.’Namun, pengakuan itu membuat Isolde salah berpikir. “Apa itu berarti, siapapun boleh, asalkan dia wanita?”Kali ini Bastiven tidak berniat meladeni pertanyaan itu. Katanya, “Kalau kau berpikir aku berniat melakukan perzinahan, kau bisa tenang. Aku tidak berniat menyusahkan diri.”Kedua alis Isolde terangkat, tetapi detik berikutnya ia tertunduk. “Jadi, kalau tidak menyusahkan, kau mungkin akan melakukannya?”Mulut Bastiven langsung terbuka, hendak memprotes tuduhan itu. Namun, ia menyerah memberi jawaban yang tidak langsung. Jadi, ia langsung berkata, “Tidak. Tidak akan pernah. Aku hanya akan menikahimu. Isolde von Devere
Last Updated : 2026-03-10 Read more