Uap hangat membubung dari permukaan air kolam renang privat yang terletak di balkon tertutup penthouse mereka. Di balik kaca besar, salju Swiss masih turun, namun di dalam ruangan ini, suhu terasa membakar.Max sudah berada di dalam air, bersandar di tepian kolam dengan kedua lengan kekar yang merentang di pinggiran pualam. Matanya yang tajam mengawasi Aruna yang masih berdiri di ambang pintu kamar.Aruna terdiam sejenak. Ia menatap siluet tubuh Max yang kokoh di bawah permukaan air yang jernih. Ada gejolak aneh di dadanya. Ia tidak bisa lagi membohongi diri sendiri; sentuhan Max, betapa pun kasarnya, telah menanamkan candu yang membuatnya gila.Perlahan, Aruna melepaskan selimut wol yang melilit tubuhnya, membiarkan kain itu jatuh ke lantai. Dengan langkah pasti, ia berjalan polos menuju kolam, menuruni anak tangga pualam, dan merasakan air hangat mulai memeluk kulitnya.Ia berenang mendekat, lalu berdiri tepat di hadapan Max. Tanpa sepatah kata pun, Max meraih dagu Aruna, mendongakk
Dernière mise à jour : 2026-03-09 Read More