Malam hari.Ketika Kiara dan Aruna sudah tidur, Arya yang kini berjalan keluar rumah tampak memejamkan kedua matanya, dan merasakan segala hal di sekelilingnya.Merasakan segalanya menggunakan kesadaran spiritualnya, Arya mengangguk dan tersenyum tipis."Berada di area terpencil, meskipun agak jauh dari pusat kota, kepadatan energi spiritualnya jauh lebih baik daripada di perkotaan. Yah, meskipun masih jauh dari yang diharapkan."Selesai bergumam, Arya berjalan ke belakang villa, di mana ada sebuah hutan buatan, dia mulai duduk bersila dan menutup matanya kembali.Kultivasi spiritual, atau kultivasi abadi, bagi Arya yang merupakan sosok nomor satu di dunia kultivasi bukanlah hal asing.Dimulai dari pelatihan qi, pendirian pondasi, inti emas, jiwa baru lahir dan seterusnya, Arya sudah melewati semua tahapan ini sejak meninggalkan bumi. Dia juga telah mencapai puncak tertinggi yang bisa menghancurkan sebuah bintang dengan lambaian jari-jemarinya.Namun, karena keputusannya untuk kembali
Read more