Dua hari setelah operasi, kondisi ibu Rosella mulai stabil.Warna kulitnya kembali, nafasnya lebih teratur, dan saat Rosella diizinkan masuk ICU untuk pertama kalinya, wanita itu membuka matanya meski hanya sebentar dan tangannya merespons genggaman Rosella dengan lemah.Itu sudah cukup untuk membuat Rosella menangis lagi di sudut koridor setelahnya, kali ini dengan tangis yang berbeda dari sebelumnya.Lucas menghampiri Rosella, membawa wanita itu ke dalam pelukannya. "Kenapa menangis, bukankah keadaan ibu baik-baik saja?" Tanyanya."Ibu membuka mata Tuan, dan menggenggam tangan saya, hal itu membuat saya sangat senang." Rosella menyeka pipinya. Lucas mengangguk, senyum tipis di bibirnya. "Baguslah."Tapi kabar baik itu datang bersamaan dengan kabar lain.Malam itu Lucas mengumpulkan Rosella, Leon, dan Adrian di ruangan keluarga Toretto, mereka duduk di hadapan Rosella dengan berkas di tangannya."Kondisi ibumu membaik." Lucas memulai."Tapi untuk pemulihan penuh, dia butuh penangan
Read more