Rosella naik ke kursi depan, smentara para Tuan Muda duduk di bangku belakang. Karena tak ingin telat, Rosella meminta Pak supir untuk segera berangkat. "Kak Leon geser sedikit, badanmu besar sekali." Adrian mendorong tubuh Leon ke kanan. "Mana bisa geser, kamu ke depan saja biar longgar.” Leon enggan menggeser tubuhnya. "Lucas, geser tubuh kamu." Adrian melirik ke Lucas. "Tidakkah kamu melihat aku juga sempit kak?” Sambil menatap Adrian kesal. "Kalau kamu merasa sempit kamu yang maju ke depan." Sahut Leon.Rosella memijat pelipisnya, kepalanya agak pusing mendengar ocehan ketiga Tuan Muda. Di sebelahnya, Pak sopir mengemudi dengan wajah yang sangat serius, dengan cara orang yang sedang berusaha keras tidak tertawa.Bahunya naik turun sangat tipis."Tuan-tuan." Rosella bersuara dari depan, tidak keras tapi cukup membuat debat ketiganya berhenti."Sudah, jangan debat terus." Lanjutnya. Lalu dari belakang terdengar suara kursi bergeser, siku yang dipindahkan, dan tiga orang dewa
Read more