“Straight! Hehehe … apa ada kartu kalian yang lebih bagus dari ini?”Senyuman Tomang merekah tangannya mengumpulkan uang judi di atas meja langsung dengan cepat mencemarinya menghitung. “Bagus, uangnya pas itungan!” Basri terlihat gusar ia mengusap pelan rambutnya ke belakang. Dapat dipastikan kalau sudah berapa kali dia kalah dalam permainan kartu. Pelan Bayu mendekat pada Basri lalu berbisik,“Apa mau aku bantu, satu permainan aku janji bakal menangin kok.”Mendengar itu Basri langsung memegang dagunya seolah menimang-nimang ucapan Bayu barusan. Ia berpikir sejenak sebelum akhirnya menjawab, “Kamu yakin bisa menang? Kamu lihat Tomang, dia itu lawan yang cukup berat kamu lihat kan tadi.”Bayu mengangguk. “Lihat kok, tapi aku mau coba aja lawan dia.”“Yakin?” Basri kembali memastikan. “Tenang, aku bakal coba untuk menang!” Basri pun akhirnya setuju ia memberikan tempatnya untuk Bayu bermain bersama yang lainnya.“Sekarang Bayu yang bakal gantiin aku main, dia bilang mau coba lag
Ler mais