Tanpa menunggu lebih lama, Bayu mengangkat tubuhnya lagi dengan penuh kehati-hatian. Ia melangkah masuk ke dalam rumah, membawa Stevia seolah membawa sesuatu yang sangat berharga dan rapuh. Setiap langkahnya terasa berat, bukan karena beban fisik, tetapi karena perasaan yang memenuhi pikirannya.Sesampainya di dalam, Bayu membawanya ke kamar dan meletakkannya perlahan di atas tempat tidur. Ia merapikan posisi Stevia, menyelimuti tubuhnya, lalu duduk di tepi ranjang.Untuk beberapa saat, Bayu hanya menatap wajah wanita itu. Ada kelegaan karena akhirnya mereka sampai dengan selamat, tapi juga ada tekad yang perlahan tumbuh dalam dirinya bahwa ia tidak akan membiarkan hal seperti ini terjadi lagi. Setelah memastikan Stevia tertidur dengan nyaman, Bayu perlahan bangkit dari tepi ranjang. Ia sempat menatap wajah wanita itu beberapa saat, seolah memastikan semuanya benar-benar baik-baik saja. Setelah itu, ia mematikan lampu kamar dan keluar dengan langkah
Dernière mise à jour : 2026-04-09 Read More