Baru saja Bayu berjalan, Rini baru saja lewat dan melihat Bayu. Ia pun langsung berhenti di depannya.“Bayu, kamu baru pulang juga?” tanyanya.Bayu menengok. “Nggak kok, udah dari tadi Mbak.”Wajah Rini terlihat ada rona di pipinya, dengan lirikan manja dari sorot matanya, rambutnya yang terurai panjang di tepi wajah langsung diselipkan ke kuping. Rini mendekat lebih dekat pada Bayu.“Kirain, soalnya dari tadi aku gak lihat rupanya kamu di sini sama Arif.” Tapi Bayu tidak terlalu memperhatikan, ia hanya tersenyum canggung sambil menggaruk lehernya pelan. “Iya, kalo gitu aku masuk dulu ya Mbak ke dalam.” Baru saja Bayu akan pergi tapi Rini malah menahannya dengan meraih tangannya.“Kamu nggak mau temenin aku ngobrol? Sebenarnya aku kesepian di sini,” bisik Rini.Seketika Bayu terdiam sejenak, ia tidak mengerti mengapa Rini berkata seperti itu. Tapi saat teringat akan pesona yang dipancarkan oleh batu
Last Updated : 2026-04-14 Read more