Malam di ruang VVIP rumah sakit itu terasa begitu hening, hanya menyisakan bunyi detak jam dinding dan dengung halus dari mesin monitor jantung yang masih terpasang di tubuh Ethan.Cahaya lampu dikurangi hingga temaram, menciptakan bayangan panjang di dinding yang menambah kesan sunyi. Ethan, yang masih bersandar lemah di ranjangnya, menoleh ke samping.Di sana, Cassandra duduk di kursi yang ditarik rapat ke sisi tempat tidur, kepalanya bersandar di lengan ranjang dengan mata terpejam karena kelelahan.Ethan mengulurkan tangannya yang masih terpasang infus dengan gerakan sangat pelan. Ia menyentuh perut Cassandra, mengusapnya dengan ujung jari dengan penuh kehati-hatian.Meski perut itu belum membuncit sempurna, Ethan bisa merasakan ada kehidupan di sana, darah dagingnya sendiri.“Aku sering memimpikan hal ini, Cassandra,” bisik Ethan dengan suara parau namun dalam.Cassandra membuka matanya perlahan, karena belum benar-benar tidur lelap. Ia mendongak, lalu menatap wajah suaminya yang
Last Updated : 2026-03-20 Read more