Di tengah malam yang sunyi, di dalam kamar utama yang luas, Cassandra terbangun tersentak karena suara geraman rendah yang berubah menjadi teriakan tertahan.Di sampingnya, tubuh Ethan menegang hebat. Kedua tangannya menutupi telinga dengan sangat rapat, seolah-olah dia sedang berusaha menghalau suara ledakan yang hanya terdengar di dalam kepalanya sendiri.“Pergi! Jangan kembali! Jangan sentuh aku!” teriak Ethan dengan suara serak yang menyayat.Cassandra langsung terduduk, dan jantungnya berpacu liar. “Ethan! Bangun, Ethan! Ini aku, Cassandra!”Namun, Ethan tetap tidak membuka matanya. Tubuhnya mulai berguncang hebat, keringat dingin membasahi sprei sutra di bawah mereka.Teriakannya semakin menjadi-jadi, penuh dengan keputusasaan yang mengerikan. “Pergi! Kubilang pergi! Jangan pernah kembali lagi ke sini!”Melihat kondisi Ethan yang semakin tak terkendali, Cassandra teringat instruksi ketat yang pernah diberikan pria itu jika serangan panik hebat menyerangnya saat tidur.Dengan tan
Last Updated : 2026-03-02 Read more