“Kau suka tempat ini?” bisik Ethan. Suaranya terdengar berat, tenggelam di antara keriuhan turis lain, namun terasa sangat dekat di telinga Cassandra.Cassandra mengangguk pelan, dengan wajah yang merona. “Sangat suka. Aku tidak menyangka kau benar-benar meluangkan waktu untuk ini.”“Aku tidak suka keramaian,” aku Ethan jujur lalu memutar tubuh Cassandra agar menghadapnya. Matanya menatap lekat, sebuah tatapan penuh obsesi yang dalam, seolah-olah dunia di sekitar mereka baru saja lenyap.“Tapi jika ini membuatmu berhenti menatapku dengan wajah lelah itu, aku akan melakukannya.”“Kau hanya tidak mau mengakui kalau kau romantis, Ethan Lubis,” goda Cassandra sambil tertawa kecil.Ethan menyunggingkan senyum tipis. Lalu menyelipkan anak rambut Cassandra ke belakang telinga dengan gerakan yang sangat lembut. “Romantis bukan kata yang tepat. Aku hanya ingin kau tahu bahwa kau milikku, di mana pun kita berada.”Tawa mereka pecah saat seekor burung merpati mendarat tepat di depan kaki mereka,
Last Updated : 2026-03-08 Read more