Aku menatapnya beberapa detik, lalu tanpa sadar teringat Julia.Entah kenapa, kalimat sederhana itu justru membuat dadaku terasa sedikit sesak. Andai semua masalah dalam hidup sesederhana mengatakan bahwa wanita tidak pernah salah, mungkin aku tidak perlu duduk berjam-jam memikirkan bagaimana menjaga perasaan dua perempuan sekaligus tanpa menghancurkan salah satunya. "Kamu lihat wajah bahagia istriku? Nah, nanti habis melahirkan, aku dijambaknya, terus dia akan mulai mengeluh, capek, lelah, sesal dan segala macamnya."Pria itu menepuk bahuku sekali lagi sebelum melanjutkan kalimatnya, "habis itu, dia nggak mau tahu kamu lelah kerja, atau sedang tidak bergairah. Mereka menuntut hak sebagai istri, terutama di atas ranjang padahal yang dibutuhkan suami adalah: Kerokan dan obat sakit pinggang!" Tiba-tiba suara seorang perawat terdengar dari dalam ruangan.“Bu Siti!”Pria di sampingku langsung menoleh. &ldq
Last Updated : 2026-09-19 Read more