Malam semakin larut ketika pasukan bayangan bergerak dalam sunyi. Menembus kabut tebal perbatasan wilayah Count Astrea. Butuh waktu setidaknya tiga hari sampai mereka mencapai batas wilayah tersebut. Namun, ada jalan pintas di celah tebing pegunungan yang mengelilingi wilayah Utara yang dapat memangkas jarak tempuh hingga menjadi dua hari. "Tenang saja, Sera. Semua pasti akan teratasi. Mereka prajurit teralih,," ucap Killian menghibur sang istri. Seraphina hanya menganggukkan kepala. "Ya, Killian. Aku tidak meragukan mereka." "Kalau begitu, tidurlah malam ini. Jangan pikirkan hal lain yang membuatmu terjaga semalaman." Seraphina tersenyum tipis. Lalu naik ke tempat tidur menemani sang suami. Namun, begitu Killian terlelap, Seraphina diam-diam turun dari tempat tidur dan menyelinap ke ruang kerja pribadinya. Sebelum badai kehancuran itu benar-benar dijatuhkan di kediaman utama Astrea, wanita itu mengalihkan fokusnya pada satu hal yang jauh lebih mematikan: pencarian a
閱讀更多