"Semuanya tetap di posisi! Awasi perimeter, jangan sampai kita disergap!" Perintah Adrian menggema memecah keheningan hutan. Pasukan Valoria seketika menyebar, membentuk formasi pertahanan lalu mengelilingi area tempat komandan mereka berdiri. Dalam misi diplomatik rahasia ini, Adrian memang tidak menggunakan atribut atau lambang kebesaran Grand Duke Valoria. Dia hanya mengenakan zirah ksatria biasa dan jubah pelindung standar. Dia membaur sempurna dengan anak buahnya. Bagi siapa pun yang melihatnya dari luar, dia hanyalah seorang kapten ksatria biasa, bukan penguasa tertinggi salah satu wilayah terkuat. "Gareth, Kael, cepat turun. Sisanya, tetap waspada," perintah Adrian tanpa menoleh. Dua pengawal kepercayaannya segera melompat turun dari kuda mereka dan berdiri di kedua sisi Adrian, pedang terhunus siap sedia. Mereka tahu, di perbatasan liar seperti ini, sebuah gundukan di sem
Read More