Suara dentingan gelas beradu mengiringi tawa renyah Vera. Siang itu, sang bos cantik memutuskan untuk mentraktir Satria, Laras, dan Pak Seno makan siang di sebuah restoran Sunda yang jaraknya tidak jauh dari lokasi proyek."Ayo dimakan ayam bakarnya Pak Seno, mumpung masih panas. Laras juga, nambah lagi nasinya," ucap Vera ramah sambil menuangkan sambal ke piringnya. Bebannya rasanya menguap begitu melihat pengerjaan fondasi akhirnya berjalan mulus."Terima kasih Bu Vera. Rezeki nomplok ini namanya," jawab Pak Seno sambil tersenyum lebar. "Jarang-jarang hari pertama proyek langsung makan enak begini."Satria duduk di seberang Vera, mengunyah makanannya dengan tenang. Matanya sesekali mengawasi keadaan sekitar restoran. Insting pengawalnya tidak pernah mati, apalagi setelah kejadian semalam.Vera menyadari sikap Satria yang masih terlalu waspada. "Santai sedikit Sat. Kita kan lagi merayakan kemenangan kecil. Kamu tidak perlu terus-terusan pasang muka tegang begitu. Natasha pasti sekara
Last Updated : 2026-07-24 Read more