Langit Jakarta malam itu berubah menjadi gelap gulita. Awan mendung menggantung rendah, menutupi kerlip bintang tanpa menyisakan setitik pun cahaya bulan.Satria mengemudikan mobil SUV hitam milik Vera dengan kecepatan sedang membelah jalanan lingkar luar kota. Di kursi belakang, Vera sedang menutup matanya rapat-rapat sambil memijat pelipisnya karena kelelahan setelah seharian membereskan sisa urusan kantor yang menumpuk."Mau mampir makan dulu, Non? Atau langsung pulang ke rumah?" tanya Satria sambil melirik lewat kaca spion tengah."Langsung pulang saja, Sat. Saya pengin langsung istirahat. Badan rasanya remuk semua," jawab Vera dengan suara lemas."Baik, Non."Namun, begitu mobil melewati sebuah ruas jalan raya yang agak sepi dan dikelilingi oleh pepohonan rimbun di sisi kiri dan kanan, mata Satria mendadak menyipit tajam. Insting militernya berteriak kencang. Di kaca spion, dua buah truk boks besar berukuran sedang tiba-tiba muncul dari arah belakang dengan kecepatan tinggi, meny
Last Updated : 2026-07-31 Read more