Tante selalu bales voice note. Varesh nggak pernah kontak langsung. Tapi lewat vendor, EO aku dapet 2 project kecil dari Varesh Group. Itu artinya: nama aku masih di percaya. Secara profesional. Dan itu cukup. --- Bulan ke tujuh. Arga nembak. Kami udah sering ketemu. Ngopi. Bahas kerja an. Dia punya usaha roasting kopi kecil. Suatu malam habis meeting klien, dia nunggu in di depan studio. Bawa martabak sama se ikat mawar putih. "Frel," kata nya. Aku kaget. "Kenapa Mas?" "Aku suka kamu. Sama capek nya kamu. Sama keras kepala mu. Sama masa lalu mu juga. Kalau kamu mau, kita jalan bareng." Aku diem. Lama. "Mas... aku orang nya banyak luka." "Luka bisa diobatin bareng," jawab nya. "Aku nggak janji sempurna. Tapi aku janji jujur." Aku nangis di situ. Di depan ruko. "Iya," kataku akhir nya. "Aku mau coba." --- Bulan ke 12. Setahun. Frelya Project udah punya tim 5 orang. Ada divisi kreatif, operasional, admin. Klien udah sampai Solo, Magelang, Semarang. Aku masi
Read more