공유

FKFaS 97

작가: Ur.sweetie
last update 게시일: 2026-08-18 10:49:22

SETELAH MALAM ULANG TAHUN ASKARA

Malam sudah lewat tengah malam ketika halaman rumah akhirnya benar-benar sepi.

Tidak ada lagi suara tawa dari para karyawan.

Tidak ada anak-anak tetangga yang berlarian.

Tidak ada suara orang memanggil nama Askara dari kejauhan.

Yang tersisa hanya lampu-lampu tumblr yang masih menyala di bawah tenda, beberapa kursi yang belum dirapikan, piring-piring kosong yang menumpuk di meja, dan sisa dekorasi ulang tahun yang bergerak pelan diterpa angin.

Rumah itu ak
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 105

    Ara sebenarnya tidak pernah benar-benar mempermasalahkan kedekatan Askara dengan Kinara. Setidaknya, itu yang selalu dia katakan kepada dirinya sendiri. Sejak awal mengenal Kinara, Ara justru termasuk orang yang paling cepat akrab dengannya. Ara menyukai sifat Kinara yang apa adanya, tidak banyak tuntutan, dan meskipun terkadang keras kepala, anak itu selalu punya cara sendiri untuk membuat suasana menjadi lebih ringan. Mereka bertiga akhirnya sering menghabiskan waktu bersama. Makan bersama. Pergi bersama. Sesekali menemani Kinara latihan. Bahkan hanya duduk tanpa melakukan apa-apa pun mereka bisa. Namun, semakin lama, Ara mulai menyadari sesuatu. Ada perbedaan kecil dalam cara Askara memperlakukan Kinara. Bukan sesuatu yang besar. Bukan pula sesuatu yang mencurigakan. Justru karena terlalu kecil, Ara tidak bisa menjelaskannya dengan mudah. Askara memang perhatian kepada semua orang yang dekat dengannya. Dia juga bukan tipe orang yang akan membiarkan seseorang kesulitan

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 104

    Hari-hari setelah itu berjalan seperti biasa. Kinara tetap berangkat latihan. Tetap datang dengan rambut yang kadang masih sedikit berantakan karena terburu-buru. Tetap membawa botol minum yang entah kenapa selalu lupa dia isi ulang. Dan tetap menjadi Kinara yang sama—keras kepala, mandiri, dan terlalu sering mengatakan "aku bisa" setiap kali Askara atau Ara menawarkan bantuan. Hanya saja, setelah mengetahui cerita tentang Jogja dan alasan Kinara berada di Jakarta, hubungan mereka bertiga terasa sedikit berbeda. Askara tidak pernah lagi benar-benar bisa melihat Kinara hanya sebagai anak kecil yang kebetulan mereka kenal. Ada sesuatu yang membuatnya selalu teringat pada percakapan sore itu. "Aku serius." Dua kata yang sederhana. Tetapi ternyata menjadi alasan Kinara berani meninggalkan rumah. Semakin lama mengenal Kinara, Askara semakin paham bahwa keputusan itu bukan sesuatu yang diambil dalam sehari. Kinara sudah memikirkannya sejak lama. Dia tahu akan merasa kesepian.

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 103

    Kinara memang beberapa tahun lebih muda dari Askara dan Ara. Usianya masih jauh di bawah mereka, tetapi entah kenapa, kalau sudah berurusan dengan kemandirian, justru Kinara yang sering kali membuat keduanya merasa kalah. Sejak pertama kali mengenal Kinara, Askara dan Ara sudah menyadari kalau anak itu berbeda. Kinara tidak pernah terlihat kesulitan ketika harus pergi sendirian. Mau makan, berangkat latihan, membeli sesuatu, atau sekadar pergi ke suatu tempat, dia tidak selalu membutuhkan orang lain untuk menemaninya. Bahkan ketika berada di Jakarta, kota yang jauh lebih besar dan ramai dibanding tempat asalnya, Kinara terlihat begitu tenang. Tidak banyak mengeluh. Tidak mudah panik. Dan yang paling membuat Askara heran, Kinara seperti sudah hafal bagaimana caranya menjaga dirinya sendiri. "Lo nggak takut sendirian?" tanya Askara suatu kali ketika mereka sedang berjalan bersama. Kinara yang sedang sibuk membenarkan tali tasnya hanya mengangkat wajah. "Takut apanya?"

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 102

    POV ASKARA & ARA Sabtu sore adalah salah satu waktu yang paling sulit ditemukan belakangan ini. Bukan karena Askara dan Ara tidak ingin bertemu. Justru sebaliknya. Mereka sama-sama ingin. Hanya saja kehidupan kuliah ternyata tidak sesederhana yang mereka bayangkan karena Ara juga sudah masuk kuliah di kampus Askara Ada kelas. Ada tugas. Ada kegiatan kampus. Ada teman. Ada urusan keluarga. Ada hari-hari ketika Askara baru selesai kuliah saat Ara sudah lebih dulu pulang. Ada hari ketika Ara punya waktu luang, tapi Askara sedang sibuk dengan kegiatan jurusannya. Jadi ketika akhirnya keduanya punya satu sore yang benar-benar kosong, tidak ada satu pun yang ingin menyia-nyiakannya. Mereka memilih sebuah kafe yang cukup tenang. Tidak terlalu jauh dari kampus. Tidak terlalu ramai. Dan yang paling penting, tidak banyak orang yang mereka kenal. Bukan karena mereka ingin bersembunyi. Mereka hanya ingin punya waktu berdua. Tanpa teman. Tanpa tugas. Tanpa pembicaraan tentang

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 100

    FASE KULIAH ASKARA Hari pertama Askara masuk kuliah tidak terasa seperti sesuatu yang besar ketika dia bangun pagi itu. Tidak ada musik. Tidak ada perayaan. Tidak ada keluarga yang berkumpul di depan pintu kamarnya. Hanya alarm yang berbunyi pukul lima lewat tiga puluh dan tangan Askara yang langsung meraba-raba meja untuk mematikannya. "Astaga..." Dia membuka mata setengah sadar. Selama beberapa detik, dia lupa kenapa harus bangun sepagi itu. Kemudian matanya jatuh pada kartu mahasiswa yang tergeletak di meja. Nama lengkapnya tercetak jelas di sana. Askara. Mahasiswa baru. Dia menatap kartu itu cukup lama. Kemudian menghela napas. "Mulai." Itu saja yang dia katakan. Hari pertama kuliah. Hari pertama dari kehidupan yang berbeda. Di bawah, rumah sudah lebih ramai daripada biasanya. Nala sudah berada di dapur. Nala sedang menyiapkan sarapan. Varesh duduk membaca sesuatu di ruang makan. sesekali berdiri dekat jendela sambil memegang kopi. Ketika Askara turun, semu

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 99

    HARI-HARI SETELAH DELAPAN BELAS Beberapa hari setelah ulang tahun Askara, rumah kembali pada ritmenya. Tidak ada lagi dekorasi di halaman. Tidak ada tenda putih. Tidak ada lampu tumblr yang menggantung dari pohon ke pohon. Papan ucapan yang sempat berdiri di sudut halaman sudah dipindahkan ke ruang keluarga. Beberapa tulisan masih terlihat jelas, sementara sebagian lainnya mulai pudar karena terkena cahaya matahari. Kehidupan kembali berjalan seperti biasa. Dan justru di situlah Askara mulai menyadari sesuatu. Ternyata menjadi delapan belas tahun tidak membuat dunia berubah dalam satu malam. Tidak ada suara petir. Tidak ada perasaan tiba-tiba menjadi dewasa. Tidak ada tombol yang membuat semua masalah hilang. Pagi tetap datang pada waktu yang sama. Alarm tetap menyebalkan. Sarapan tetap harus dimakan. Sekolah tetap harus dijalani. Dan Varesh tetap bisa menyebalkan sejak pagi. "Kar." Askara yang baru saja turun tangga berhenti. Varesh berdiri di ruang makan sambil me

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 6

    ----------- Pagi ini aku sangat malas dan tidak bersemangat untuk melakukan pekerjaan yang merupakan favorit ku ,bangun tidur teringat bahwa aku terpaksa harus bertemu dan bertatap muka dengan pria itu lagi. Aku masih berharap ada keajaiban agar tidak bertemu dengan nya ,entah tiba - tiba dia t

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 5

    ---------------- Pukul 07.00 handphone ku berdering ,seingat ku hari ini tidak ada janji kerja maupun bertemu teman ku. Satu sampai dua kali ku abaikan namun tetap berdering ,ternyata panggilan masuk dari Varesh. " Morning ,Sayang. Ada kerjaan hari ini? " " Hmm ,morning Resh. Aku free hari

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 4

    ---------- Kembali dengan POV Nala , " Sayang ,kenapa turun? Kamu masih terlihat pucat " Kata Mama , " Nala udah gapapa ,ma. Bosen di kamar ,toh Frelya juga mau sekalian pulang " ,kata ku " Iya ,Om Tante. Frelya mau pamit pulang dulu ,ada kerjaan. Pamit dulu ,Om Tante. Gua duluan Resh ,

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 3

    " Varesh " Panggil ku dengan suara yang masih lemas , " Nala ,sayang. Kamu udah bangun? Maaf semalem aku telat datang ,maafin aku " Aku membalas dengan anggukan dan senyuman , " Kamu kenapa bisa kaya gini ,sayang ? Aku khawatir ,aku ditelfon Frelya dan langsung kesini " Lanjut Varesh

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status