" Varesh " Panggil ku dengan suara yang masih lemas , " Nala ,sayang. Kamu udah bangun? Maaf semalem aku telat datang ,maafin aku " Aku membalas dengan anggukan dan senyuman , " Kamu kenapa bisa kaya gini ,sayang ? Aku khawatir ,aku ditelfon Frelya dan langsung kesini " Lanjut Varesh , " Jadi kalo aku ga gini kamu ga dateng ya ,Resh? " Sindirku pada Varesh , " Ga gitu ,Nala. Kerjaanku numpuk kemarin ,maafin aku ya " Varesh menggenggam erat jariku dan mengelus pucuk kepala ku , Tok tok tok , " Masuk " Kata ku dan Varesh , Rupanya mama dan Frelya yang datang , " Nala ,anak mama. Kenapa bisa sampai seperti ini ,nak ? Kamu gapapa? Atau kita harus ke dokter ?" Tanya mama , " Gapapa ,ma. Cuma kecapean aja ,ya kan Frel ? " Jawab ku sambil melirik Frelya , " Eh ,emm. Iya tante ,kecapean aja. Kemarin kita beres - beres acara tante sama om yang batal ,hehehe " " Hmm ,yasudah. Mama tinggal ya ,istirahat Nala " Lalu mama keluar disusul V
Baca selengkapnya