Juned langsung meraih jemari Sinta, berusaha meredam kekesalan wanita itu sebelum beralih menatap layar ponselnya yang masih bergetar. "Jangan gitu dong, Sin... bentar yaah," bujuk Juned dengan nada lembut, menatap Sinta penuh harap.Sinta hanya mendengus pelan, namun ia tetap berdiri di samping Juned tanpa berniat pergi menjauh. Juned pun langsung menggeser tombol hijau pada layarnya dan mendekatkan ponsel itu ke telinga."Halo, kenapa, Des?" tanya Juned langsung tanpa basa-basi.Dari seberang telepon, suara Desi terdengar datar. "Kamu lagi di mana sekarang?""Lagi di luar, ada acara," jawab Juned singkat, matanya sesekali melirik ke arah Sinta yang masih memasang wajah cemberut."Oh," sahut Desi singkat di ujung sana. "Ini, aku mau minta duit buat beli skincare."Juned spontan mengerutkan keningnya, merasa heran dengan permintaan itu. "Lho, emang uang yang sepuluh juta bulanan itu gak cukup buat beli skincare juga?""Gak cukup," jawab Desi ketus dan singkat. "Pokoknya aku minta uang
Last Updated : 2026-07-09 Read more