Ratna menyambut berkas itu dengan binar mata lega, mengibaskan rambutnya yang terurai seraya meletakkannya di atas meja kerja. "Makasih ya, Ned... Kamu emang gak pernah ngecewain," ucap Ratna tulus, berjalan mendekati Juned lalu mengusap lembut dadanya. Juned merengkuh pinggang Ratna, menarik tubuh istrinya rapat lalu mendaratkan kecupan hangat di dahinya. "Kan udah kewajiban aku buat bantu kamu, Ra," balas Juned lembut, menyunggingkan senyum hangat yang begitu meyakinkan. "Mhh-hmm... Nanti malam kita makan di luar yuk, Ned? Sekalian ajak Nayla," bisik Ratna manja seraya melingkarkan lengan di leher Juned. Juned mengusap punggung Ratna dengan irama konstan, matanya menatap tenang ke arah jendela kaca besar di belakang meja kerja. "Boleh banget, Ra. Nanti aku yang pilih tempatnya," sahut Juned santai, memberikan kenyamanan mutlak bagi istrinya. Di saat yang sama, ponsel di dalam saku celana Juned bergetar halus secara berkala. Ia tahu betul itu adalah notifikasi dari Ca
آخر تحديث : 2026-09-16 اقرأ المزيد