Setelah menyelesaikan makan malam, Fitri bangkit dari duduknya sembari mengusap perutnya yang sudah kenyang. Ia menatap Juned dengan penuh kehangatan."Aku ke kamar mandi sebentar ya, Jun, mau gosok gigi dulu," pamit Fitri lembut.Juned mengangguk, mengumbar tersenyum tipis. "Iya, Fit. Biar aku yang bereskan meja ini."Begitu pintu kamar mandi tertutup rapat, Juned bergerak cepat merapikan sisa piring dan menyingkirkan troli ke sudut ruangan. Selesai berbenah, ia melangkah mendekati meja, meraih ponselnya yang sempat menyala tadi, lalu membuka obrolan dari istri pertamanya, Desi.Desi: "Mas, apa benar Nayla nanti mau ke kota?"Desi: "Ngapain sih dia ke kota sendirian?"Juned menghela napas panjang, lalu jemarinya bergerak mengetik balasan.Juned: "Paling mau main kali, sekalian mau lihat kampus. Kan katanya dia mau kuliah."Tak butuh waktu lama, ponsel di genggamannya bergetar beruntun menampilkan balasan bernada protes dari Desi.Desi: "Emang Mas ngasih Nayla ongkos buat ke kota?"De
Last Updated : 2026-07-22 Read more