Di meja makan, uap dari hidangan sayur lodeh dan ikan goreng buatan Ibu masih mengepul hangat. Juned, Desi, Nayla, dan Ibu duduk mengelilingi meja, menyantap makan malam bersama dalam suasana santai. Ibu meletakkan sendoknya sejenak, lalu menatap Nayla penuh kasih sayang. "Nayla, ntar kalau udah sampai di kota, pinter-pinter bawa diri ya, Nak. Jangan kelayapan kalau enggak ada urusan penting." Nayla yang sedang mengunyah langsung mengangguk cepat. "Iya, Bu... Nayla bakal inget terus pesen Ibu sama Mbak Desi." Desi menyikut lengan adiknya pelan seraya tersenyum. "Awas aja kalau nakal, Mbak suruh Mas Juned jewer kamu di sana." "Sama kerjaan kamu gimana, Ned?" tanya Ibu beralih menatap Juned. "Lancar-lancar aja kan di rumah Bu Ratna?" Juned tersenyum tipis, merespons pertanyaan mertuanya dengan tenang. "Alhamdulillah lancar kok, Bu. Semuanya aman-aman aja." Di balik senyum dan jawaban santainya, pikiran Juned mendadak terlempar pada sosok Andre yang belakangan ini sering data
Last Updated : 2026-08-01 Read more